Sore hari kala Angin berhembus sepoi-sepoi,menatap ombak menghampar batu karang,matahari kan berganti dengan cayaha rembulan kala tak tega melihat ku menekuk lutut meratapi nasib yang kehilangan orang yang pernah aku berharap dia akan menjadi pendmping hidupku kelak,orang yang pernah aku berharap dia akan mengisi hari-hariku dengan sejuta warna kebahagiaan,orang yang pernah aku berharap dia akan menemaniku menjalani hidup ini dengan seribu senyuman.tapi itu hanyalah angan-anganku yang terlalu jauh,itu hanyalah mimpiku yang tak kunjung sampai.
Terkadang Aku benci dengan waktu yang mempertemukan kami yang awalnya membawa sejuta kebahagiaan yang membuatku mempunyai bnyak harapan yang pada akhirnya akan merasakan kesakitan dan penyesalan.Aku benci tempat di mana kami saling menatap mata,saling memangku tangan bahkan saling baring di atas pangkuan seorang kekasih tercinta tapi itu hanya lah masa lalu yang tak mudah aku dapatkan penghapusnya ,,yang membuatku tiap hari merasakan sakit yang tak mampu di sembuhkan oleh seribu dokter.andai aku bisa mengulang kembali waktu yang sudah lewat ini maka aku memilih untuk tidak bertemu dengannya kala kutau itu akan menyakikan.
Aku tak menyangka ini akan terjadi awalnya kami berjanji akan sehidup semati,akan membina rumah tangga yang sakinah kelak, akan mengurusi anak keturunan kami kelak,tpi itu hanyalah omong kosong bagaikan botol yang berisi angin yang hanya membuatku tersenyum perih setiap mengingat kembali masa laluku..
Kadang aku berpikir apakah aku tidak pantas untuknya,apakah aku terlalu rendah di matanya,.? Tpi pikirku salah.. semua itu terjawab dengan kata-kata terakhirnya padaku kalau aku ini terlalu baik untuknya.haruskah aku berubah menjadi lebih jahat,harus kah aku berubah menjadi kejam agar kita bisa slalu bersama untuk slamanya..tpi itu hanyalah anganku yang tak akan menjadi nyata..
Entahlah..aku juga tidak tau apakah aku ini benci kepadanya,apakah ini rasa sayangku padanya hingga semua kesalahan aku tujuhkan kepadanya agar dia mengerti kalau aku ingin mengulang kembali masa-masa kebahagiaan itu..tpi aku percaya tuhan akan menjawab setiap doaku. Aku percaya kalau tuhan menyiapkan jalan yang terbaik untukku....
Aku tak menyangka ini akan terjadi awalnya kami berjanji akan sehidup semati,akan membina rumah tangga yang sakinah kelak, akan mengurusi anak keturunan kami kelak,tpi itu hanyalah omong kosong bagaikan botol yang berisi angin yang hanya membuatku tersenyum perih setiap mengingat kembali masa laluku..
Kadang aku berpikir apakah aku tidak pantas untuknya,apakah aku terlalu rendah di matanya,.? Tpi pikirku salah.. semua itu terjawab dengan kata-kata terakhirnya padaku kalau aku ini terlalu baik untuknya.haruskah aku berubah menjadi lebih jahat,harus kah aku berubah menjadi kejam agar kita bisa slalu bersama untuk slamanya..tpi itu hanyalah anganku yang tak akan menjadi nyata..
Entahlah..aku juga tidak tau apakah aku ini benci kepadanya,apakah ini rasa sayangku padanya hingga semua kesalahan aku tujuhkan kepadanya agar dia mengerti kalau aku ingin mengulang kembali masa-masa kebahagiaan itu..tpi aku percaya tuhan akan menjawab setiap doaku. Aku percaya kalau tuhan menyiapkan jalan yang terbaik untukku....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar